BCA Syariah

Minat Masyarakat Terhadap KPR iB BCA Syariah Tumbuh Signifikan

Minat Masyarakat Terhadap KPR iB BCA Syariah Tumbuh Signifikan
Minat Masyarakat Terhadap KPR iB BCA Syariah Tumbuh Signifikan

JAKARTA - Pembiayaan kepemilikan rumah (KPR) iB BCA Syariah mencatat pertumbuhan yang signifikan sepanjang tahun 2025. Hingga akhir Desember 2025, nilai pembiayaan KPR iB BCA Syariah mencapai Rp1,52 triliun.

Angka tersebut mencerminkan pertumbuhan 24,8% year-on-year (YoY) dibandingkan tahun sebelumnya. Direktur BCA Syariah, Pranata, menegaskan KPR iB menjadi kontributor terbesar dalam portofolio pembiayaan konsumer perseroan.

Porsi KPR iB tercatat sebesar 72,2% dari total pembiayaan konsumer BCA Syariah. Hal ini menunjukkan minat masyarakat terhadap pembiayaan perumahan berbasis syariah yang masih tinggi.

Pranata menyampaikan, pertumbuhan positif KPR iB sepanjang 2025 menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan syariah. Skema cicilan jangka panjang yang ditawarkan menjadi salah satu faktor utama pendorong minat ini.

Optimisme BCA Syariah Hadapi 2026

BCA Syariah optimistis bahwa minat masyarakat terhadap KPR iB akan terus meningkat di tahun 2026. Hal ini seiring dengan semakin baiknya pemahaman nasabah terhadap kemudahan dan kenyamanan pembiayaan syariah.

Bank berkomitmen melakukan evaluasi dan peningkatan fitur serta proses produk konsumer. Tujuannya adalah agar pertumbuhan pembiayaan KPR iB pada 2026 bisa lebih optimal dan berkelanjutan.

Pranata menekankan, pengembangan fitur dan proses ini termasuk digitalisasi pengajuan dan penyederhanaan dokumen. Langkah ini diharapkan mempermudah nasabah dan meningkatkan kepuasan layanan.

Selain itu, BCA Syariah juga menyiapkan strategi edukasi untuk meningkatkan literasi produk syariah. Edukasi ini bertujuan agar masyarakat lebih memahami keunggulan dan kemudahan pembiayaan KPR iB.

Strategi Ekspansi di Luar Jabodetabek

Untuk memperluas jangkauan pembiayaan, BCA Syariah akan memperkuat kerja sama dengan developer dan agen properti. Fokus utamanya adalah wilayah di luar Jabodetabek yang memiliki potensi pertumbuhan pasar tinggi.

Bank menargetkan sinergi strategis ini dapat mendorong akses masyarakat terhadap KPR iB secara lebih luas. Dengan demikian, pertumbuhan portofolio pembiayaan di daerah-daerah potensial bisa meningkat signifikan.

Selain kerja sama strategis, BCA Syariah juga menyesuaikan skema pembiayaan agar tetap kompetitif. Penawaran bunga menarik dan fleksibilitas cicilan menjadi daya tarik utama bagi calon nasabah.

Bank juga akan lebih aktif berpartisipasi dalam berbagai pameran properti dan expo. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan awareness masyarakat terhadap produk KPR iB dan layanan perbankan syariah secara keseluruhan.

Mendorong Literasi dan Kemudahan Layanan Nasabah

BCA Syariah percaya literasi produk syariah yang tinggi akan mendorong pertumbuhan KPR iB. Bank berupaya memperluas informasi terkait kemudahan, kenyamanan, dan keamanan pembiayaan syariah.

Sinergi dengan BCA dalam promosi dan pemasaran menjadi strategi utama untuk meningkatkan visibilitas produk. Hal ini juga mendukung upaya edukasi masyarakat di berbagai kota besar di Indonesia.

Selain promosi, digitalisasi pengajuan KPR iB menjadi fokus untuk memberikan pengalaman lebih mudah bagi nasabah. Proses administrasi yang sederhana diharapkan menarik minat lebih banyak calon pemilik rumah.

Pranata menekankan pentingnya kombinasi strategi pemasaran, kerja sama strategis, dan digitalisasi layanan. Ketiga hal ini diyakini mampu menjaga pertumbuhan KPR iB di tengah persaingan industri perbankan syariah.

Bank optimistis, KPR iB tetap menjadi produk unggulan yang dapat menarik minat masyarakat dari berbagai segmen. Terutama bagi mereka yang mencari kepastian cicilan jangka panjang dan layanan perbankan sesuai prinsip syariah.

Langkah-langkah strategis yang diambil BCA Syariah juga menjadi bukti komitmen mereka terhadap pertumbuhan konsumer. Fokus utama tetap pada peningkatan akses, kemudahan layanan, dan edukasi masyarakat.

Pertumbuhan KPR iB yang signifikan sepanjang 2025 menjadi bukti kepercayaan masyarakat terhadap perbankan syariah. Bank terus berupaya memanfaatkan momentum ini untuk ekspansi lebih luas di tahun 2026.

Dengan evaluasi berkelanjutan dan penguatan fitur produk, BCA Syariah menargetkan pertumbuhan yang lebih tinggi. Strategi ini mencakup optimisasi proses internal dan pemanfaatan teknologi untuk layanan nasabah.

Minat masyarakat terhadap pembiayaan perumahan syariah menjadi faktor kunci kesuksesan KPR iB. Hal ini mendorong bank untuk terus inovatif dan adaptif menghadapi kebutuhan konsumen yang terus berkembang.

Sinergi dengan developer, digitalisasi proses, dan edukasi masyarakat menjadi tiga pilar utama strategi BCA Syariah. Ketiganya diharapkan mampu memperkuat posisi KPR iB sebagai pilihan utama pembiayaan rumah syariah.

Dengan kombinasi strategi pemasaran, kolaborasi, dan inovasi layanan, BCA Syariah optimistis pertumbuhan KPR iB akan berlanjut. Bank menargetkan layanan lebih mudah, cepat, dan terpercaya bagi seluruh nasabah di tahun 2026.

Momentum positif pembiayaan KPR iB selama 2025 diharapkan berlanjut dan memberikan kontribusi signifikan bagi portofolio konsumer. BCA Syariah tetap fokus pada pelayanan prima dan pertumbuhan berkelanjutan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index